Bagaimana Taurat Membentuk Cerita Silsilah Arab
Di balik nama-nama besar dalam sejarah Arab—seperti ‘Adnān, Qaḥṭān, Ma‘add, dan Nizār—ada lapisan halus yang jarang terlihat: pengaruh kitab-kitab suci Bani Israil, terutama Taurat , terhadap cara kaum Muslim awal memahami dan menuliskan silsilah mereka. Dari Al‑Qur’an ke Taurat: Mencari Rangkaian Kisah Ketika Al‑Qur’an datang dengan kisah-kisah tentang Adam, Nuh, Ibrahim, Isma‘il, ‘Ād, Ṡamūd, dan bangsa-bangsa purba, ia menyebut mereka secara singkat dan padat . Bagi generasi pertama Muslim, kisah-kisah ini menimbulkan rasa ingin tahu: siapa tepatnya kaum ‘Ād dan Ṡamūd? Di mana mereka tinggal? Dari mana mereka datang? Jawaban terperinci tidak selalu mereka temukan dalam Al‑Qur’an sendiri. Maka mereka pun menoleh kepada pihak yang mereka anggap “ahli sejarah terdahulu”: Ahlul Kitab — kaum Yahudi dan Nasrani yang sudah berabad-abad hidup di sekitar mereka dan menyimpan kitab-kitab tua. Dari sinilah bermula peran tokoh-tokoh seperti Ka‘b al‑Ahbār ,...