Postingan

Perang Khandaq: Ketika Umat Islam Dikepung Sepuluh Ribu Pasukan

Gambar
Ancaman dari Tiga Penjuru Tahun kelima Hijriah menjadi saksi salah satu ujian terbesar dalam sejarah Islam. Madinah, kota yang selama ini menjadi naungan aman bagi kaum muslimin, tiba-tiba terancam kepungan dari berbagai penjuru. Tiga kekuatan besar bersatu padu dengan satu tujuan: menghancurkan Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi Wasallam dan pengikutnya hingga ke akar-akarnya. Quraisy  di Mekah masih menyimpan dendam atas kekalahan mereka di berbagai pertempuran. Mereka menanti saat yang tepat untuk melampiaskan amarah. Kaum Arab Badui  dari berbagai penjuru, yang pernah merasakan ketajaman pedang kaum muslimin, juga menyimpan dendam dan mencari kesempatan untuk membalas. Yahudi  Bani Qainuqa' dan Bani Nadhir yang telah diusir Nabi dari Madinah karena pengkhianatan mereka, semakin membara kebenciannya. Mereka lupa bahwa Nabi masih memberi ampunan dengan hanya mengusir, padahal bisa saja membinasakan mereka. Tiga kekuatan jahat ini berkolaborasi, membentuk koalisi...

Pertemuan dengan Para Wali Allah di Tanah India

Gambar
Syaikh Mahmud al-Kuba: Wali yang Memberi dari Alam Gaib Di antara ulama terkenal di negeri ini adalah Syaikh yang saleh dan alim,  Mahmud al-Kuba  —dengan huruf "ba" bertitik satu. Beliau termasuk kaum saleh yang maqamnya sangat tinggi. Yang mengherankan, orang-orang meyakini bahwa beliau memberi makan dari alam gaib ( al-kaun ), karena beliau tidak memiliki harta sama sekali, namun selalu memberi makan kepada setiap orang yang datang dan pergi, membagikan emas, perak, dan pakaian. Aku melihatnya berkali-kali selama di Delhi, dan aku mendapat keberkahan darinya. Sungguh suatu keajaiban yang hanya bisa terjadi karena pertolongan Allah. Beliau telah menampakkan banyak karomah dan terkenal karenanya di seluruh penjuru kota. Alauddin an-Naili: Ayat yang Merenggut Nyawa Kemudian ada pula Syaikh yang saleh dan alim,  Alauddin an-Naili  —sepertinya dinisbatkan kepada Negeri Nil di Mesir, hanya Allah yang tahu. Beliau adalah murid dari Syaikh yang saleh,  ...

Jejak “Anak-Anak Kush” di Persimpangan Afrika dan Arabia

Gambar
Di dalam tabel-tabel silsilah dalam Kitab Kejadian, ada satu ruas yang sering memunculkan perdebatan di kalangan ahli kitab suci:  “anak-anak Kush” . Taurat menyebut bahwa dari Kush, putra Ham, lahir beberapa nama:  Seba, Hawilah, Sabtah, Ra‘mah, Sabteka . Sekilas, ini tampak seperti daftar biasa. Namun, ketika para peneliti mulai mencocokkan nama-nama itu dengan  geografi nyata , gambaran menjadi jauh lebih rumit – dan menarik. Kush: Antara Afrika dan Arabia Secara klasik,  Kush  dalam Taurat dipahami sebagai wilayah yang meliputi  Ethiopia dan Nubia , yakni dataran di sebelah selatan Mesir yang dihuni bangsa-bangsa berkulit hitam. Karena itu, frasa “anak-anak Kush” secara spontan dipahami sebagai suku-suku Afrika. Namun nama-nama yang muncul sebagai anak-anak Kush justru  bergaung kuat di Jazirah Arab . Seba (Saba’), Hawilah, Sabtah, Ra‘mah, Sabteka – hampir semuanya punya bayangan di peta Arabia: di Yaman, Hadramaut, Hijaz, hingga ke wilayah d...

Kisah Al-Ifk: Fitnah Keji yang Menimpa Aisyah, Istri Rasulullah

Gambar
Peristiwa yang Mengguncang Madinah Di tengah ketenteraman hidup masyarakat Madinah, tersebarlah sebuah berita yang sangat mengejutkan. Berita itu bukan sekadar kabar biasa, melainkan sebuah fitnah keji yang menimpa pribadi paling mulia setelah Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam, yaitu Aisyah radhiyallahu'anha, istri tercinta Nabi. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan "Al-Ifk" yang berarti kedustaan yang paling buruk dan keji. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالْإِفْكِ عُصْبَةٌ مِنْكُمْ ۚ لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْ ۖ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ مَا اكْتَسَبَ مِنَ الْإِثْمِ ۚ وَالَّذِي تَوَلَّىٰ كِبْرَهُ مِنْهُمْ لَهُ عَذَابٌ عَظِيمٌ "Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu, bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan...

Menjelajahi Kota Delhi: Menyaksikan Keajaiban di Ujung Dunia

Gambar
Kota yang Megah Di tengah pengembaraanku menjelajahi dunia, sampailah aku di sebuah kota yang begitu megah, pusat peradaban Islam di tanah India. Namanya Delhi. Demi Allah, kota ini membuat mataku takjub dan hatiku kagum. Tiada bandingannya di negeri-negeri yang pernah kusinggahi. Benteng Raksasa yang Mengelilingi Kota Kota ini dikelilingi oleh benteng yang sangat kokoh dan luas. Lebar temboknya mencapai sebelas hasta, sebuah ukuran yang mengagumkan. Di dalam benteng itu, aku melihat ruangan-ruangan yang dihuni oleh para penjaga malam dan pengawal pintu. Ada pula gudang-gudang besar untuk menyimpan bahan makanan yang mereka sebut  anbarat , gudang senjata, serta gudang untuk menyimpan manjanik dan alat-alat perang lainnya. Yang paling membuatku heran, hasil panen yang disimpan di gudang-gudang itu bisa bertahan dalam waktu yang sangat lama tanpa rusak atau terserang hama. Aku sendiri menyaksikan beras yang dikeluarkan dari salah satu gudang tersebut. Warnanya sudah me...

Ismā‘īl dan Jejak Silsilah Arab

Gambar
Dalam tradisi Islam, nama  Ismā‘īl ‘alaihissalām  dikenal sebagai putra Nabi Ibrāhīm yang sabar, yang bersama ayahnya membangun Ka‘bah, dan menjadi leluhur Rasulullah ﷺ . Namun dalam tradisi sejarah dan ilmu nasab, Ismā‘īl juga menempati posisi lain yang sangat penting: ia dipandang sebagai  leluhur besar Arab Musta‘ribah , yaitu jalur  ‘Adnaniyyah , yang darinya lahir suku-suku Arab utara. Di sisi lain, Taurat menyajikan gambaran ringkas tetapi berpengaruh. Di sana, Ismā‘īl (Ishmael/Yishma‘el) disebut sebagai anak Ibrāhīm dari istri bernama Hajar. Makna namanya kira-kira “Tuhanku mendengar” atau “Allah mendengar”. Taurat menyebut bahwa Ismā‘īl disunat pada usia tiga belas tahun, kemudian hidup di padang gurun  Fārān , menikah dengan seorang perempuan Mesir, dan menjadi pemanah yang andal. Diceritakan pula bahwa ia hadir ketika Ibrāhīm dimakamkan, lalu hidup hingga usia seratus tiga puluh tujuh tahun. Sampai di sini, kisah Taurat berhenti. Sisanya dilanjutka...