Tahun Ke-8 Hijriah: Tiga Bintang Quraisy Menyinari Islam
Di awal tahun kedelapan Hijriah, langit Madinah kembali disapa oleh kabar gembira yang mengguncangkan jagat Quraisy. Tiga orang pemuka Mekah, yang sebelumnya menjadi lawan tangguh Islam, kini datang menyerahkan diri. Mereka adalah Amr bin al-Ash , Khalid bin al-Walid , dan Utsman bin Thalhah . Kehadiran mereka bagaikan tiga bintang yang bersinar, menerangi jalan dakwah dengan pengorbanan dan kehebatan yang tak tertandingi. Amr bin al-Ash: Dari Pelarian Menuju Hidayah Hijrah ke Habasyah dan Pertemuan yang Mengejutkan Amr bin al-Ash bukanlah sosok yang asing bagi dakwah Islam. Ia adalah seorang diplomat ulung, cerdas, dan memiliki pengaruh besar di kalangan Quraisy. Setelah Perang Ahzab (menurut riwayat Ibnu Ishaq) atau setelah Perjanjian Hudaibiyah (menurut riwayat al-Baihaqi), ia memilih meninggalkan Mekah dan hijrah ke Habasyah (Ethiopia) . Hatinya gelisah melihat kemenangan demi kemenangan yang diraih kaum Muslimin. Di Habasyah, secara kebe...