Fathu Makkah (Bagian 2)
Hikmah di Balik Kesalahan Hâtib: Kekuatan Sejati Adalah Mengasihi yang Lemah Hâtib bin Abi Balta'ah bukanlah seorang munafik. Ia adalah sahabat yang ikut dalam Perang Badar, yang Rasulullah ﷺ sendiri memberi kesaksian bahwa Allah telah mengampuni para pesertanya. Namun, tidak ada manusia yang sempurna. Dalam diri setiap anak Adam ada sisi lemah yang kadang menguasai, menjerumuskan ke dalam kesalahan. Rasulullah ﷺ , dengan hati yang agung dan akhlak yang mulia, mengetahui betul kelemahan manusiawi ini. Beliau tidak menghukum Hâtib, justru membelanya di hadapan para sahabat yang marah. Beliau mengingatkan bahwa Hâtib telah berterus terang, dan jasa besarnya dalam Perang Badar tidak bisa dihapus begitu saja. “ إِنَّهُ قَدْ شَهِدَ بَدْرًا، وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ اللَّهَ اطَّلَعَ عَلَى أَهْلِ بَدْرٍ فَقَالَ: اعْمَلُوا مَا شِئْتُمْ فَقَدْ غَفَرْتُ لَكُمْ ” Artinya: “Sungguh ia telah ikut Perang Badar. Tahukah engkau, boleh jadi Allah telah melihat (amalan) para peserta Perang B...