Postingan

Rasulullah ﷺ: Pribadi yang Paling Pemalu dan Merendah

Nabi yang Paling Pemalu Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling pemalu dan paling menjaga pandangan dari hal-hal yang tidak layak. Dalam Shahihain, dari  Abu Sa'id Al-Khudri  radhiyallahu 'anhu, ia berkata: “Rasulullah ﷺ lebih pemalu daripada seorang anak perawan di kamarnya. Jika beliau tidak menyukai sesuatu, kami mengetahuinya dari wajah beliau.”  (HR. Bukhari-Muslim) Aisyah radhiyallahu 'anha  juga berkata: “Rasulullah ﷺ tidak pernah berkata kotor, tidak pernah berbuat kotor, tidak pula berteriak-teriak di pasar. Beliau tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi memaafkan dan mengampuni.” Beliau tidak pernah menegur seseorang secara langsung terhadap hal yang tidak disukainya, karena rasa malu dan kemuliaan jiwanya.  Anas bin Malik  berkata: “Seorang laki-laki masuk menemui beliau dengan bekas warna kuning (karena memakai pewarna kuning). Rasulullah ﷺ biasanya tidak pernah menegur seseorang secara langsung tentang hal yang tidak d...

Rasulullah ﷺ: Secercah Matahari Kedermawanan dan Lautan Zuhud

Nabi yang Paling Dermawan Dalam kemurahan hati, kedermawanan, dan kelapangan dada,  Rasulullah ﷺ tidak ada bandingannya . Beliau bagaikan samudra yang tak pernah surut oleh ribuan tangan yang meminta. Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma  berkata: “Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling dermawan. Dan beliau paling dermawan di bulan Ramadhan ketika Jibril menemuinya untuk membacakan Al-Qur’an (mudarasah). Ketika Jibril menemuinya, beliau lebih dermawan menebarkan kebaikan daripada angin yang berhembus.”  (HR. Bukhari-Muslim) Tidak pernah sekali pun beliau ditanya sesuatu, lalu menjawab, “Tidak.” Memberi dengan Cuma-Cuma Tanpa Rasa Takut Miskin Kedermawanan beliau lahir dari kemuliaan tabiat, kelapangan jiwa, dan keyakinan penuh akan keluasan perbendaharaan Allah. Anas bin Malik  meriwayatkan: “Seorang laki-laki meminta kepada Nabi � seekor kambing yang banyak jumlahnya (sampai di antara dua gunung). Beliau memberinya. Laki-laki itu pulang ke kaumn...

Rasulullah ﷺ: Pahlawan Sejati, Penepati Janji, dan Pribadi Pemaaf

Keberanian yang Tak Tertandingi Rasulullah ﷺ memiliki kedudukan tertinggi dalam keberanian, kekuatan, dan keteguhan menghadapi maut.  Beliau pernah bergulat dengan Rukanah bin Yazid dan mengalahkannya  —padahal belum pernah ada yang mampu mengalahkan Rukanah. Peristiwa ini menjadi sebab masuk Islamnya Rukanah. Beliau hadir di medan-medan perang yang dahsyat.  Para pemberani dan kesatria sering kali melarikan diri, tetapi Rasulullah ﷺ tetap tegak, tidak mundur, tidak beranjak.  Tidak ada seorang pemberani pun yang tercatat pernah melarikan diri kecuali selain beliau. Anas bin Malik  berkata: “Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling tampan dan paling berani. Suatu malam penduduk Madinah dikejutkan oleh suara gemuruh. Orang-orang berjalan menuju arah suara. Ternyata Rasulullah ﷺ telah mendahului mereka dan kembali dari arah suara itu dengan menunggang kuda milik Abu Thalhah, pedang tergantung di lehernya, seraya bersabda: ‘Jangan takut, jangan takut.’” ...

Rasulullah ﷺ: Hamba yang Bersyukur, Pemimpin yang Rendah Hati, dan Rahmat bagi Seluruh Alam

Nabi dengan Tuhannya: Ketaatan yang Lahir dari Rasa Syukur Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling mengenal Tuhannya, paling mengetahui keagungan, kesempurnaan, dan sifat-sifat-Nya. Karena itu, beliau adalah orang yang paling bertakwa, paling banyak beribadah, dan paling lama salat malamnya. Aisyah radhiyallahu 'anha  berkata: “Nabi ﷺ salat malam hingga kedua telapak kakinya bengkak. Aku bertanya: ‘Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan ini, padahal dosamu yang lalu dan yang akan datang telah diampuni?’ Beliau menjawab:” “ أَفَلَا أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا ” Artinya: “Tidakkah aku pantas menjadi hamba yang bersyukur?”  (HR. Bukhari) Aisyah juga berkata:  “Pekerjaan Rasulullah ﷺ itu terus-menerus (ajeg). Siapa di antara kalian yang mampu seperti beliau?”  Dan:  “Beliau kadang berpuasa hingga kami mengira ia tidak akan berbuka, dan kadang berbuka hingga kami mengira ia tidak akan berpuasa.” Allah ﷻ pada awal kenabian memerintahkan beliau untuk...