Rihlah Ibnu Battutah #59 : Dari Khawarizmi ke Bukhara
Keistimewaan Buat-Buahan Khawarizmi Semangka Khawarizmi benar-benar tak tertandingi di seluruh dunia, baik di Timur maupun di Barat. Hanya semangka Bukhara yang bisa menyainginya, lalu disusul semangka Isfahan. Kulitnya hijau, isinya merah, manisnya sungguh terasa, dan dagingnya padat. Salah satu keajaibannya adalah ia bisa diiris tipis dan dikeringkan di bawah matahari, lalu disimpan dalam peti, seperti cara kita mengawetkan daging asap atau buah tin Malaga di negeri kami. Semangka kering ini dibawa dari Khawarizmi hingga ke ujung negeri India dan Cina. Di antara semua buah kering, tak ada yang lebih lezat darinya. Selama tinggal di Delhi, India, setiap kali ada musafir yang datang, aku selalu menyuruh seseorang membelikan semangka kering untukku. Bahkan, Raja India jika mendapat kiriman buah ini, selalu mengirimkannya kepadaku karena ia tahu betapa aku menyukainya. Memang sudah menjadi kebiasaan sang raja untuk menjamu orang asing dengan buah-buahan khas negeri mereka dan memperhat...