Postingan

Berbagai Peristiwa Pada Masa Khalifah Utsman Bin Affan

Gambar
Bab Ketiga: Amal Perbuatan dan Peristiwa-Peristiwa di Zamannya Kasus Hukum Pertama yang Diadili Kasus hukum pertama yang diputuskan dalam pemerintahannya adalah kasus Ubaidillah bin Umar. Kisahnya, Ubaidillah pergi menemui anak perempuan Abu Lu'lu'ah (pembunuh Umar) lalu membunuhnya. Ia juga menebas seorang pria Kristen bernama Jafinah dengan pedang hingga tewas, serta membunuh Al-Hormuzan, mantan penguasa Tustar. Sebelumnya, sempat ada desas-desus bahwa keduanya ikut membantu Abu Lu'lu'ah dalam merencanakan pembunuhan Umar. Sebelumnya, Umar telah memerintahkan agar Ubaidillah dipenjara agar khalifah setelahnya yang memutuskan hukumannya. Ketika Utsman resmi menjabat dan mulai melayani masyarakat, kasus pertama yang dihadapkan kepadanya adalah perkara Ubaidillah ini. Ali bin Abi Thalib berkata: "Bukanlah sebuah keadilan jika membiarkannya begitu saja," dan beliau menyarankan agar Ubaidillah dihukum mati. Namun, sebagian kaum Muhajirin berkata: "A...

Alexander Agung dan Mimpi Menguasai Arab: Ekspedisi yang Gagal karena Kematian

Gambar
Pembuka: Alexander yang Terpesona oleh Kekayaan Arab Pada abad ke-4 SM, seorang panglima muda dari Makedonia bernama  Alexander Agung  (356–323 SM) berhasil menaklukkan wilayah yang membentang dari Yunani hingga India. Setelah menguasai Mesir dan Mesopotamia (Irak), pandangannya tertuju ke selatan:  Jazirah Arab . Mengapa ia begitu tertarik? Sejarawan  Arrianus  (Flavius Arrianus) mencatat beberapa alasan. Ada yang mengatakan Alexander sakit hati karena sebagian besar suku Arab tidak mengirim utusan untuk menyambutnya. Namun Arrianus sendiri meyakini bahwa  ambisi sejati Alexander adalah menguasai wilayah baru  dan menjadikan Lautan Hindia sebagai "laut Yunani" dengan menguasai pelabuhan-pelabuhan Arab. Alexander juga mendengar tentang  kekayaan Arab  — kemenyan, mur, rempah-rempah, dan batu mulia. Ia juga mendengar pantai-pantai Arab yang luas, pulau-pulau yang melimpah, dan pelabuhan yang potensial. Kabar-kabar itu membangkitkan hasra...

Pengangkatan Utsman ibnu Affan Sebagai Khalifah

Gambar
Bab Kedua: Pengangkatannya sebagai Khalifah Kisah Syura dan Kesepakatan untuk Membaiat Utsman Umar radhiyallahu 'anhu telah menjadikan urusan kekhalifahan setelahnya sebagai urusan syura (musyawarah) di antara enam orang. Mereka adalah: Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Az-Zubair bin Al-Awwam, Sa'ad bin Abi Waqqash, dan Abdul Rahman bin Auf radhiyallahu 'anhum. Beliau merasa keberatan untuk menetapkan kekhalifahan kepada salah satu dari mereka secara langsung. Beliau berkata: "Aku tidak mau menanggung urusan kalian, baik dalam keadaan hidup maupun mati. Jika Allah menghendaki kebaikan bagi kalian, maka Dia akan menyatukan kalian di bawah kepemimpinan orang terbaik di antara mereka, sebagaimana Dia telah menyatukan kalian di bawah kepemimpinan orang terbaik di antara kalian setelah Nabi kalian." Di antara kesempurnaan sikap wara' (kehati-hatian) beliau, beliau tidak memasukkan Said bin Zaid bin Amr bin Nufail ke dalam anggot...

Gesyem si Arab dan Tembok Yerusalem: Kisah Perlawanan yang Mengubah Peta Politik

Gambar
Pembukaan: Sebuah Tembok yang Memicu Konflik Bayangkan Anda pulang ke kampung halaman setelah puluhan tahun di pengasingan. Kota leluhur Anda hancur, temboknya runtuh, gerbangnya hangus terbakar. Anda ingin membangunnya kembali. Tapi tetangga Anda tidak senang. Mereka mengirim surat ancaman, mengejek, bahkan berkomplot untuk menyerang. Inilah yang dialami  Nehemia , seorang Yahudi terpercaya di istana Raja Artahsasta dari Persia. Pada tahun 445 SM, ia mendapat izin untuk kembali ke Yerusalem dan membangun kembali tembok kota. Namun, seorang pemimpin Arab bernama  Gesyem (Jeshem)  berdiri di barisan terdepan para penentang. Siapa Gesyem? Mengapa ia begitu vokal menolak pembangunan tembok? Dan bagaimana hubungan Arab-Yahudi berkembang setelahnya? Mari kita simak. Gesyem: Penguasa Arab yang Menentang Kebangkitan Yehuda Nehemia mencatat dalam kitabnya bahwa musuh-musuhnya terdiri dari  Sanbalat  (penguasa Samaria),  Tobia  (penguasa Amon), ...

Kekhalifahan Utsman bin Affan Radhiyallahu 'Anhu (23 - 35 H)

Gambar
Bab Pertama: Biografi Beliau Nasab dan Kedudukannya: Beliau adalah Utsman bin Affan bin Abi Al-Ash bin Umayyah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf. Kunyah beliau adalah Abu Amr dan Abu Abdullah. Beliau berasal dari suku Quraisy keturunan Umayyah, seorang Amirul Mukminin (pemimpin orang-orang beriman), Dzu Al-Nurain (pemilik dua cahaya), orang yang melakukan dua kali hijrah, dan suami dari dua putri Rasulullah. Ibunya bernama Arwa binti Kuriz bin Rabi'ah bin Habib bin Abdi Syams. Sementara nenek dari pihak ibunya bernama Ummu Hakim, yang dikenal sebagai Al-Baidha binti Abdul Muthalib, bibi kandung Rasulullah SAW. Beliau merupakan salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga, salah satu dari enam anggota dewan syura, dan salah satu dari tiga orang yang akhirnya disaring dari enam anggota tersebut untuk memegang kekhalifahan. Pada akhirnya, kepemimpinan mutlak diserahkan kepada beliau berdasarkan kesepakatan (ijmak) kaum Muhajirin dan Anshar radhiyallahu 'anhum . B...