Ketika Perjanjian Dikhianati: Sikap Tegas Rasulullah Menghadapi Yahudi
Awal Mula: Perjanjian yang Terus Dilanggar Saat pertama kali tiba di Madinah, Rasulullah ﷺ menyambut penduduk Yahudi dengan tangan terbuka. Beliau mengadakan perjanjian damai, menuliskan kesepakatan bersama yang menjamin kebebasan beragama bagi mereka, dengan satu syarat: tidak berkhianat dan tidak bersekutu dengan musuh Islam. Namun tabiat buruk telah mendarah daging dalam diri sebagian mereka. Mereka membalas kebaikan dengan keburukan, menyambut dakwah Islam dengan tipu daya, dan tidak henti-hentinya melancarkan makar. Mereka pernah berupaya membunuh Rasulullah ﷺ saat beliau berada di perkampungan mereka, namun Allah menjaga kekasih-Nya. Mereka juga terus-menerus berusaha merusak hubungan persaudaraan yang telah terjalin erat antara suku Aus dan Khazraj—dua suku besar yang dulu berseteru panjang sebelum Islam menyatukan hati mereka. Begitulah kehidupan mereka di Madinah. Rangkaian panjang pengkhianatan, makar, dan adu domba. Hingga akhirnya, Rasulullah ﷺ mengambil sikap...