Postingan

Kekhalifahan Abu al Abbas Abdullah bin Muhammad al Saffah (132-136H)

Gambar
Biografinya Dialah Abdullah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Al-Abbas bin Abdul Muthalib, Abu Al-Abbas Al-Qurasyi Al-Hasyimi yang bergelar As-Saffah, Amirul Mukminin. Ibunya adalah Raythah binti Ubaidillah bin Abdullah bin Abdul Madan Al-Haritsi. As-Saffah lahir di Al-Humaimah, wilayah Asy-Syarah di Syam. Ia tumbuh besar di sana hingga saudaranya, Ibrahim, dicari dan dibunuh oleh Marwan Al-Himar di Harran, lalu mereka pindah ke Kufah. Sifat-sifatnya Ia berkulit putih, tampan, berbadan tinggi, berhidung mancung, berambut keriting, berjanggut indah, berwajah rupawan, fasih berbicara, berpemikiran baik, serta cerdas dan cepat tanggap. Sebagian ahli ilmu berkata: Kalimat terakhir yang diucapkan Abu Al-Abbas As-Saffah ketika menjelang wafatnya adalah: "Kerajaan (kekuasaan) adalah milik Allah Yang Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri, Raja dari segala raja, dan Penguasa dari segala penguasa yang maha perkasa." Dan ukiran pada cincin stempelnya adalah: اللهُ ثِقَةُ عَ...

Daulah Abbasiyah : Pendahuluan

Gambar
Dakwah Abbasiyah dan Pengorganisasiannya Pada tahun 100 H, dakwah Abbasiyah dimulai. Hal itu berawal ketika Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas yang tinggal di wilayah Asy-Syarah mengutus seorang pria bernama Maysarah ke Irak. Beliau juga mengirim sekelompok orang lainnya ke Khurasan, yaitu: Muhammad bin Khunais Abu Muhammad Ash-Shadiq Hayyan Al-Attar Pengutusan tersebut dilakukan pada bulan Ramadan. Beliau memerintahkan mereka untuk mengajak masyarakat mendukung dirinya dan keluarganya (Ahlulbait). Mereka pun menemui orang-orang yang dapat ditemui, kemudian kembali membawa surat-surat dari orang-orang yang menerima ajakan tersebut untuk diberikan kepada Maysarah yang berada di Irak. Maysarah lalu mengirimkan surat-surat itu kepada Muhammad bin Ali, dan beliau sangat senang serta gembira menerimanya. Ibnu Katsir berkata: "Ini adalah permulaan dari suatu urusan yang telah Allah tetapkan penyelesaiannya, dan gagasan awal yang telah Allah kokohkan ke...

Kekhalifahan Marwan bin Muhammad bin Marwan (127 H – 132 H)

Gambar
Bab Pertama: Biografi dan Masa Kekhalifahan-nya Nasab dan Keluarganya Dia adalah Marwan bin Muhammad bin Marwan bin al-Hakam bin Abi al-'Ash bin Umayyah, seorang Quraisy dari Bani Umayyah, bergelar Abu Abdil Malik, Amirul Mukminin. Ia dikenal dengan julukan al-Himar (keledai) karena kesabarannya yang luar biasa dalam menghadapi kesulitan dan beratnya peperangan. Ibunya adalah seorang budak wanita (amah) dari suku Kurdi yang bernama Lubabah. Ia lahir pada tahun 73 H di wilayah Jazirah Furatiyah (Mesopotamia) dan merupakan khalifah terakhir dari Bani Umayyah. Di antara anak-anaknya adalah: Yazid. Ramlah, yang menikah dengan Abdullah bin Abdul Aziz bin al-Harith bin al-Hakam. Ibunya adalah putri dari Yazid bin Abdullah bin Syaibah bin Rabi'ah bin Abdi Syams. Abdul Rahman bin Muhammad bin Marwan, yang ibunya bernama Ummu Jamil putri dari Abdul Rahman bin Zaid bin al-Khattab. Marwan bin Muhammad, yang terbunuh oleh Abdullah bin Ali...