Postingan

Pandangan Ibnu Katsir tentang Terbunuhnya Al-Husain dan Letak Makam Al Husain

Gambar
Pandangan Ibnu Katsir tentang Terbunuhnya Al-Husain Ibnu Katsir berkata: Orang-orang yang membunuhnya membuat penafsiran (alasan) keliru terhadapnya, bahwa dia datang untuk memecah belah persatuan kaum muslimin setelah sebelumnya mereka bersatu, dan untuk menggulingkan pemimpin yang telah dibaiat oleh masyarakat serta disepakati oleh mereka. Padahal, telah diriwayatkan dalam Shahih Muslim sebuah hadits yang berisi larangan keras terhadap hal tersebut, peringatan darinya, dan ancaman atasnya. Dan seandainya diasumsikan bahwa sekelompok orang bodoh telah salah menafsirkan tujuannya lalu membunuhnya, padahal mereka tidak berhak membunuhnya, melainkan mereka wajib memenuhi permintaannya untuk memilih salah satu dari tiga opsi yang telah disebutkan sebelumnya. Maka jika sekelompok orang yang zalim dicela, tidak berarti seluruh umat ini harus dicela secara keseluruhan dan dituduh berkhianat kepada Nabinya. Keadaannya tidaklah seperti yang mereka (kelompok pencela) duga, tidak pula sepe...

Sebagian Keutamaan dan Kabar yang Menberitakan akan Terbunuhnya Al-Husain Radhiyallahu 'Anhu

Gambar
Penjelasan Mengenai Sebagian Keutamaan Al-Husain Radhiyallahu 'Anhu Al-Bukhari meriwayatkan dari hadis Syu'bah dan Mahdi bin Maimun, dari Muhammad bin Abi Ya'qub, "Aku mendengar Ibnu Abi Nu'm berkata: Aku mendengar Abdullah bin Umar ditanya oleh seorang laki-laki dari penduduk Irak tentang hukum orang yang sedang berihram membunuh lalat. Maka beliau menjawab, 'Penduduk Irak bertanya tentang hukum membunuh lalat, padahal mereka telah membunuh anak dari putri Rasulullah ﷺ !' Padahal Rasulullah ﷺ telah bersabda: « هُمَا رَيْحَانَتَايَ مِنَ الدُّنْيَا » Artinya: "Keduanya adalah kesayanganku (wewangianku) di dunia." Dan Imam Ahmad berkata: menceritakan kepada kami Abu Ahmad, menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abu Al-Jahhaf, dari Abu Hazim, dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: « مَنْ أَحَبَّهُمَا فَقَدْ أَحَبَّنِي، وَمَنْ أَبْغَضَهُمَا فَقَدْ أَبْغَضَنِي » Artinya: "Barangsiapa mencintai keduanya, maka dia telah men...

Peristiwa Karbala : Terbunuhnya Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib radiyallahu 'anhu

Gambar
Terbunuhnya Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib radiyallahu 'anhu Abu Ubaid Al-Qasim bin Sallam berkata: Menceritakan kepadaku Hajjaj bin Muhammad, dari Abu Ma'syar, dari sebagian gurunya, dia berkata: Al-Husain berkata ketika mereka singgah di Karbala: "Apa nama tanah ini?" Mereka menjawab: "Karbala." Beliau berkata: "Kerb (penderitaan) dan bala' (bencana)." Dan Ubaidullah bin Ziyad mengutus Umar bin Sa'd untuk memerangi mereka, lalu Al-Husain berkata: "Wahai Umar, pilihlah dariku satu dari tiga perkara: Bisa jadi engkau membiarkanku kembali ke tempat asalku datang. Jika engkau menolak ini, maka berangkatkanlah aku kepada Yazid, agar aku meletakkan tanganku di atas tangannya, lalu dia memutuskan apa yang dia pandang baik. Dan jika engkau menolak ini, maka berangkatkanlah aku ke perbatasan Turki agar aku memerangi mereka sampai aku mati." Maka Umar mengirim pesan kepada Ibnu Ziyad meng...

Nasihat Para Sahabat Kepada Al-Husain bin Ali Radhiyallahu 'Anhu Agar Tidak Keluar Menuju Irak

Gambar
Ketika orang-orang mulai merasakan tanda-tanda keberangkatan beliau, mereka merasa khawatir atas keselamatan beliau dan memperingatkannya. Orang-orang yang berpandangan lurus serta mencintai beliau memberikan saran agar beliau tidak keluar menuju Irak. Mereka meminta beliau untuk tetap tinggal di Makkah, serta mengingatkan beliau tentang apa yang telah menimpa ayah dan saudaranya (Al-Hasan) bersama penduduk Irak dahulu. Nasihat Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhu Sufyan bin Uyainah meriwayatkan dari Ibrahim bin Maisarah, dari Thawus, dari Ibnu Abbas, ia berkata: "Al-Husain bin Ali meminta masukan dariku untuk keluar (ke Irak), maka aku katakan kepadanya: 'Sekiranya hal itu tidak membuat orang-orang meremehkanku dan meremehkanmu, tentu aku akan mencengkeramkan tanganku pada rambut kepalamu (untuk menahanmu).' Namun, tanggapan yang beliau berikan kepadaku adalah dengan berkata: 'Sungguh, aku lebih memilih terbunuh di tempat ini dan itu daripada aku menghalalkan kehorm...

Kekhalifahan Yazid bin Muawiyah bin Abi Sufyan : Peristiwa-Peristiwa pada Masa Pemerintahannya

Gambar
Undangan Penduduk Irak Kepada Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu 'Anhum, dan Terbunuhnya Beliau Ketika Al-Hasan wafat, Al-Husain selalu datang menemui Muawiyah setiap tahun. Muawiyah pun selalu memberi beliau hadiah dan memuliakannya. Beliau juga termasuk bagian dari pasukan yang memerangi Konstantinopel bersama Yazid bin Muawiyah pada tahun 51 Hijriah. Ketika sumpah setia (baiat) diambil untuk Yazid di masa hidup Muawiyah, Al-Husain termasuk salah satu orang yang menolak untuk membaiatnya. Begitu Muawiyah wafat pada tahun 60 Hijriah dan pembaiatan Yazid diresmikan, Ibnu Umar dan Ibnu Abbas pun menyatakan baiat mereka. Namun, Al-Husain dan Ibnu Az-Zubair tetap teguh untuk menolak. Keduanya keluar dari Madinah, mengamankan diri ke Makkah, dan menetap di sana. Orang-orang pun berdatangan dan berkumpul di sekitar Al-Husain untuk menemui beliau. Setelah itu, banyak sekali surat-surat dari wilayah Irak yang berdatangan kepada beliau, mengundang beliau untuk datang ke tem...

Kekhalifahan Yazid bin Muawiyah bin Abi Sufyan (60 - 64 H) : Biografi dan Kekhalifahannya

Gambar
Nasab dan Keluarganya Dia adalah Yazid bin Muawiyah bin Abi Sufyan Sakhr bin Harb bin Umayyah bin Abdi Syams, Abu Khalid Al-Umawi. Ibunya bernama Maysun binti Bahdal Al-Kalbi. Ayahnya telah menceraikan ibunya saat ibunya sedang mengandung dirinya. Ia lahir pada tahun 25 Hijriah. Ia meriwayatkan dari ayahnya, Muawiyah, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: « مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ » "Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama." Ia juga meriwayatkan hadis lain tentang wudu. Orang-orang yang meriwayatkan hadis darinya adalah putranya sendiri yaitu Khalid, serta Abdul Malik bin Marwan. Abu Zur'ah Ad-Dimasyqi memasukkannya ke dalam kelompok tingkatan (generasi) yang mengiringi para sahabat (tabi'in), dan ia berkata: "Ia memiliki beberapa riwayat hadis." Yazid memiliki beberapa orang anak, di antaranya: Muawiyah bin Yazid , bergelar Abu Laila, dialah yang memegang...