Tasm dan Jadis: Dua Kabilah yang Hilang dari al-Yamāmah
Dalam kisah-kisah kuno Arab, nama Ṭasm dan Jadis selalu muncul berpasangan. Keduanya digolongkan sebagai bagian dari “al-‘Arab al-bā’idah” – suku-suku Arab purba yang dianggap telah lenyap sebelum masa Islam. Sekalipun hari ini tak ada lagi jejak hidup mereka, bayangannya masih hadir dalam cerita, peribahasa, puisi, dan nama-nama tempat yang bertahan sampai masa kemudian. Siapakah Kabilah Tasm? Para ahli berita (ahl al-akhbār) memberikan beberapa versi nasab untuk Ṭasm . Di antara yang paling sering disebut: Ṭasm bin Lāūdz bin Iram, atau Ṭasm bin Lāūdz bin Sām, atau Ṭasm bin Kāṯir. Semua versi ini ingin menegaskan bahwa mereka adalah suku tua yang disambungkan ke garis Sām bin Nūḥ lewat Iram dan Lāūdz. Menariknya, nama Tasm sama sekali tidak muncul dalam Al-Qur’an . Kita mengenalnya hanya melalui kisah-kisah yang dicatat dalam buku-buku sejarah dan adab pada masa Islam. Sebagian ahli bahasa bahkan menganggap bahwa b...