Menelusuri jejak emas Sejarah Peradaban Islam. Kisah inspiratif Nabi dan Rasul, Sirah Nabawiyah, Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin, hingga kejayaan Daulah Islamiyah.
Daftar Isi
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Klik tombol panah untuk melihat daftar isi selengkapnya.
Sepanjang sejarah, tidak ada tokoh yang paling gigih difitnah selain para nabi. Nabi Muhammad ﷺ , sebagai penutup para rasul, menjadi sasaran utama kebohongan para musuh Islam. Di antara serangan yang paling tua dan terus diulang-ulang adalah tuduhan keji seputar kehidupan rumah tangga beliau. Para orientalis dan misionaris dengan sengaja memotret Nabi ﷺ seolah-olah seorang lelaki yang tak punya tujuan hidup kecuali mengejar perempuan. Tuduhan ini bukanlah kritik ilmiah, melainkan busur panah beracun yang sejak dulu dilontarkan untuk meruntuhkan kemuliaan akhlak beliau. Mari kita bedah bersama, bagaimana Al-Qur'an dan sejarah yang otentik membantah tuntas fitnah ini, serta mengungkap hikmah luar biasa di balik setiap pernikahan suci Rasulullah ﷺ . 1. Ketika Orientalis Berimajinasi: Antara Fakta dan Dongeng Para orientalis dan misionaris profesional gemar sekali mengumbar imajinasi liar mereka saat membicarakan kehidupan rumah tangga Nabi Muhammad ﷺ . Mereka melukiskan pema...
Pensyariatan Haji: Panggilan Abadi dari Nabi Ibrahim Di tahun yang diperselisihkan ulama—ada yang mengatakan tahun keenam, kedelapan, atau kesembilan Hijriah—Allah SWT mewajibkan ibadah haji atas hamba-Nya. Ayat yang menjadi landasan utama kewajiban ini adalah firman Allah: وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا "Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana." (QS. Ali Imran: 97) Ada pula yang berpendapat bahwa dasar kewajiban haji adalah firman Allah: وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ "Sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah." (QS. Al-Baqarah: 196) Namun, pendapat yang lebih kuat adalah yang pertama, karena perintah menyempurnakan (itmam) datang setelah suatu ibadah ditetapkan. Kewajiban haji telah ditetapkan oleh Al-Qur'an, Sunnah, dan ijma' (konsensus ulama), sehingga menjad...
1. Ketika Seorang Budak Meminang Putri Bangsawan Kisah ini bermula dari sebuah perintah Allah yang sulit diterima akal manusia. Rasulullah ﷺ diminta untuk menikahkan sepupunya sendiri, Zainab binti Jahsy, dengan Zaid bin Haritsah, seorang mantan budak yang telah dimerdekakan dan diangkat sebagai anak angkat beliau. Zainab dan keluarganya awalnya keberatan. Mereka adalah keluarga terhormat dari Bani Abdul Muthallib. Namun ketika tahu bahwa ini adalah perintah Allah dan Rasul-Nya, Zainab pun tunduk. Ia menikah dengan Zaid, bukan karena cinta, tetapi karena iman. Namun pernikahan ini tidak berlangsung harmonis. Zaid, meskipun seorang mukmin yang saleh, merasa tidak nyaman hidup dengan Zainab yang berasal dari kalangan bangsawan Quraisy. Perbedaan latar belakang sosial membuat rumah tangga mereka goyah. Zaid beberapa kali datang kepada Rasulullah ﷺ mengeluhkan keadaannya, dan setiap kali itu pula Rasulullah berpesan, "Pertahankan istrimu dan bertakwalah kepada Allah." H...