Dilmun: Negeri Para Dewa, Pusat Perdagangan, dan Misteri Peradaban Kuno di Bahrain
Tanah Suci di Tengah Teluk Di tengah perairan biru Teluk Persia, tersembunyi sebuah kepulauan yang oleh bangsa Sumeria dan Akkadia kuno disebut Dilmun (atau Tilmun). Namun, Dilmun bukan sekadar titik di peta. Ia adalah tanah yang diselimuti aura kesucian , tempat di mana para dewa bersemayam, dan surga dalam imajinasi manusia Mesopotamia kuno. Apa yang membuat Dilmun begitu istimewa? Mari kita telusuri jejaknya. Dilmun dalam Catatan Kerajaan Mesopotamia Nama Dilmun muncul berulang kali dalam prasasti kerajaan-kerajaan besar Mesopotamia. Penguasa Gudea dari Lagash (sekitar 2100 SM) menyebut Dilmun bersama Magan sebagai sumber kayu untuk pembangunan kuil. Raja Sargon dari Akkadia (sekitar 2300 SM) mencantumkan Dilmun dalam daftar wilayah taklukannya. Raja Sanherib (Sanharib) dari Asyur, setelah menghancurkan Babilonia, mengirim utusan ke raja Dilmun dengan dua pilihan: tunduk kepada Asyur atau mengalami kehancuran. Raja D...
Komentar
Posting Komentar