Menelusuri jejak emas Sejarah Peradaban Islam. Kisah inspiratif Nabi dan Rasul, Sirah Nabawiyah, Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin, hingga kejayaan Daulah Islamiyah.
Persiapan Perang Uhud
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Peta Sejarah Perang Uhud - Leaflet.js
Peta Perang Uhud
Klik pada penanda untuk melihat peristiwa penting di lokasi tersebut.
Fasal Pertama: Biografi dan Kekhalifahannya Biografi Nasabnya Dia adalah Abu Ja'far Al-Qa'im bi-Amrillah Abdullah bin Al-Qadir billah Ahmad bin Al-Muqtadir billah bin Al-Mu'tadhid bin Amir Abu Ahmad Al-Muwaffaq bin Al-Mutawakkil bin Al-Mu'tashim. Ibunya adalah Qathrun Nada, seorang wanita Armenia, ia masih hidup hingga masa kekhalifahan putranya. Kelahiran Al-Qa'im adalah pada hari Jumat, tanggal 18 Dzulqa'dah tahun 391 Hijriah. Sifat-sifatnya Al-Qa'im bi-Amrillah adalah seorang yang tampan, berwajah rupawan, berkulit putih kemerah-merahan, fasih berbicara, wara' (menjaga diri dari yang haram), zuhud, seorang sastrawan, penulis yang mahir, dan juga seorang penyair. Ia adalah sosok yang adil dan banyak berbuat baik kepada masyarakat. Ia termasuk salah satu keturunan Bani Abbas terbaik dalam hal agama, keyakinan, dan kepemimpinan. Sakit dan Wafatnya Pada bulan Safar tahun 467 H, Khalifah Al-Qa'im bi-Amrillah jatuh sakit para...
Bab Pertama: Biografi dan Masa Kekhalifahan-nya Nasab dan Keluarganya Dia adalah Marwan bin Muhammad bin Marwan bin al-Hakam bin Abi al-'Ash bin Umayyah, seorang Quraisy dari Bani Umayyah, bergelar Abu Abdil Malik, Amirul Mukminin. Ia dikenal dengan julukan al-Himar (keledai) karena kesabarannya yang luar biasa dalam menghadapi kesulitan dan beratnya peperangan. Ibunya adalah seorang budak wanita (amah) dari suku Kurdi yang bernama Lubabah. Ia lahir pada tahun 73 H di wilayah Jazirah Furatiyah (Mesopotamia) dan merupakan khalifah terakhir dari Bani Umayyah. Di antara anak-anaknya adalah: Yazid. Ramlah, yang menikah dengan Abdullah bin Abdul Aziz bin al-Harith bin al-Hakam. Ibunya adalah putri dari Yazid bin Abdullah bin Syaibah bin Rabi'ah bin Abdi Syams. Abdul Rahman bin Muhammad bin Marwan, yang ibunya bernama Ummu Jamil putri dari Abdul Rahman bin Zaid bin al-Khattab. Marwan bin Muhammad, yang terbunuh oleh Abdullah bin Ali...
Tanah Suci di Tengah Teluk Di tengah perairan biru Teluk Persia, tersembunyi sebuah kepulauan yang oleh bangsa Sumeria dan Akkadia kuno disebut Dilmun (atau Tilmun). Namun, Dilmun bukan sekadar titik di peta. Ia adalah tanah yang diselimuti aura kesucian , tempat di mana para dewa bersemayam, dan surga dalam imajinasi manusia Mesopotamia kuno. Apa yang membuat Dilmun begitu istimewa? Mari kita telusuri jejaknya. Dilmun dalam Catatan Kerajaan Mesopotamia Nama Dilmun muncul berulang kali dalam prasasti kerajaan-kerajaan besar Mesopotamia. Penguasa Gudea dari Lagash (sekitar 2100 SM) menyebut Dilmun bersama Magan sebagai sumber kayu untuk pembangunan kuil. Raja Sargon dari Akkadia (sekitar 2300 SM) mencantumkan Dilmun dalam daftar wilayah taklukannya. Raja Sanherib (Sanharib) dari Asyur, setelah menghancurkan Babilonia, mengirim utusan ke raja Dilmun dengan dua pilihan: tunduk kepada Asyur atau mengalami kehancuran. Raja D...
Komentar
Posting Komentar