Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Mukjizat Terbelahnya Bulan

Gambar
Ayat al-Qur’an tentang Terbelahnya Bulan Peristiwa terbelahnya bulan adalah salah satu mukjizat besar yang Allah tampakkan pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Peristiwa ini bukan sekadar cerita, tetapi ditegaskan langsung di dalam al-Qur’an: اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ وَإِن يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ ۚ وَكُلُّ أَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ (QS. القمر [54]: 1–3) “Telah dekat (datangnya) Kiamat dan telah terbelah bulan. Dan jika mereka melihat suatu tanda, mereka berpaling dan berkata: ‘(Ini adalah) sihir yang terus-menerus.’ Mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, padahal setiap urusan telah ada ketetapannya.” Para ulama menjelaskan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan sebuah peristiwa nyata yang terjadi di Mekah, sebelum hijrah. Pada saat itu orang-orang Quraisy menyaksikan bulan terbelah menjadi dua, namun tetap saja mereka memilih untuk mendustakan.

Rihlah Ibnu Bathutah 16# : Kota Mekah, Masjidil Haram, Ka’bah dan Zamzam

Gambar
Kota Mekah Al-Mukarramah Mekah adalah sebuah kota besar yang memanjang seperti persegi panjang, berdiri di sebuah lembah yang dilingkari gunung-gunung. Karena letaknya yang tersembunyi di antara pegunungan, orang yang datang tidak akan melihat kota ini dari jauh; ia baru tampak ketika kita benar benar telah memasukinya. Gunung-gunung yang mengelilinginya tidak terlalu tinggi. Di sebelah selatan kota berdiri Jabal Abu Qubais yang masyhur, sementara di sebelah barat menjulang Jabal Qu’aiqi’an. Di utara ada Jabal Ahmar, Gunung Merah. Di sisi Jabal Abu Qubais terdapat dua cabang gunung yang dikenal dengan nama Ajiad Al-Akbar dan Ajiad Al-Ashghar. Ada pula gunung lain bernama Al-Khandamah, yang akan kuceritakan dalam bagian lain dari perjalanan ini. Semua tempat utama pelaksanaan ibadah haji—Mina, Arafah, dan Muzdalifah—berada di sebelah timur kota Mekah, semoga Allah memuliakannya. Dari sanalah jamaah haji berangkat dan kembali, tahun demi tahun, dalam ketaatan yang tak pernah putus. Mekah...

Perjalanan Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW

Gambar
Pendahuluan: Perjalanan Malam yang Menggetarkan Iman Isra’ dan Mi’raj adalah salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam satu malam, beliau diperjalankan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis (Palestina), lalu dinaikkan ke langit langit, diperlihatkan tanda tanda kebesaran Allah, bertemu para nabi, hingga diwajibkan salat bagi umatnya. Allah mengabadikan peristiwa ini dalam firman Nya: سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَىٰ الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ “Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. al Isrā’ [17]: 1) Imam Ibnu Katsir rahimahullah mengumpulkan berbagai riwa...

Rihlah Ibnu Bathutah #15: Ziarah ke Madinah al Munawwarah dan Makkah al Mukarramah

Gambar
Tiba di Kota Nabi Sore itu, setelah perjalanan panjang, aku dan rombongan memasuki Madinah al-Munawwarah, kota Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hati kami berdebar ketika mendekati Masjid Nabawi. Kami masuk dari Bab as-Salam, mengucapkan salam, lalu melangkah ke dalam masjid yang mulia itu. Kami shalat di Rawdah, di antara makam Nabi dan mimbar beliau — tempat yang disebut dalam hadis sebagai taman di antara taman-taman surga. Di sana ada sebuah tiang, menempel padanya sisa batang pohon kurma yang pernah “merintih” karena rindu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika beliau pindah dari bersandar padanya ke mimbar yang baru. Kami menyentuhnya dengan penuh harap dan cinta. Setelah itu, kami mengucapkan salam kepada sebaik-baik makhluk, pemimpin seluruh manusia, penolong para pendosa di hari kiamat, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, seraya berdiri di hadapan makam beliau. Lalu kami bergeser menyampaikan salam kepada dua sahabat beliau yang mulia, Abu Bak...