Rihlah Ibnu Bathutah #24 :Idaj dan Isfahan, Sultan Atabik & Negeri Lur
Di Negeri Lur: Kota Idaj dan Rajanya Ketika aku masuk ke kota Idaj, penguasanya saat itu adalah Sultan Atabik Afrasyab bin Sultan Atabik Ahmad. Di negeri mereka, gelar Atabik dipakai untuk semua penguasa wilayah itu. Daerah kekuasaannya dikenal sebagai BilÄd al-Lur, Negeri Lur. Afrasyab naik takhta setelah saudaranya, Atabik Yusuf, dan Yusuf sebelumnya menggantikan ayah mereka, Sultan Atabik Ahmad. Dari semua cerita yang kudengar dan apa yang kusaksikan, Atabik Ahmad inilah yang paling banyak meninggalkan jejak kebaikan. Dari orang-orang terpercaya aku diberitahu bahwa Atabik Ahmad membangun 460 zawiyah (semacam rumah singgah dan pusat kegiatan sufi) di seluruh negerinya. Di kota Idaj sendiri ada 44 zawiyah. Ia juga mengatur pajak tanah (kharaj) dengan pembagian yang adil: Sepertiga untuk biaya zawiyah dan madrasah Sepertiga untuk gaji tentara Sepertiga untuk kebutuhan hidupnya, keluarganya, para budak, dan pelayannya Dari bagian miliknya itu pula ia setiap tahun mengirim hadiah kepada...