Nizār, Rabī‘ah, Muḍar, dan Lahirnya Quraisy
Di tengah labirin sejarah suku-suku Arab kuno, nama Nizār berdiri sebagai salah satu simpul penting. Di sekelilingnya menjuntai nama-nama besar: Rabī‘ah , Muḍar , Iyād , Anmār , dan dari cabang-cabang itu lahir puluhan kabilah yang kelak mengisi lembar-lembar sejarah: dari padang pasir Najd hingga Lembah Mekah. Nizār: Leluhur yang Diperebutkan Dalam tradisi ahli nasab, Nizār digambarkan sebagai putra Ma‘add yang menikah dengan seorang wanita Jurhumi, Ma‘ānah. Dari pasangan inilah lahir empat tokoh: Rabī‘ah, Muḍar, Iyād, dan Anmār. Mereka tidak hanya sekadar empat orang, tetapi menjadi titik awal bagi banyak kabilah besar yang tersebar di jazirah. Namun, sebagaimana sering terjadi dalam sejarah suku, batas antara fakta dan dongeng tidak selalu jelas. Para ahli khabar menuturkan kisah-kisah tentang bagaimana keempat putra Nizār itu saling berselisih, bagaimana mereka membagi-bagi wilayah, hingga konon mereka bersengketa dan...