Rihlah Ibnu Bathutah #32 : Perjalanan ke Kota-Kota di Utara Irak dan Sekitarnya
Kota Mosul menyambutku sebagai sebuah kota kuno yang subur dan hidup. Dari kejauhan, yang paling pertama mencuri pandanganku adalah bentengnya yang terkenal, Al-Ḥadbā’—“Si Bungkuk”—yang masyhur karena kekuatannya. Benteng itu berdiri tegak, dikelilingi tembok kokoh dengan menara-menara menjulang yang seakan menjaga kota dari segala penjuru. Istana-istana Sultan menyatu dengan benteng itu, namun antara benteng dan kota terbentang sebuah jalan lebar yang memanjang dari ujung atas hingga ujung bawah Mosul. Kota ini dilindungi oleh dua lapis tembok yang sama-sama kokoh, penuh menara yang saling berdekatan. Di dalam tebalnya tembok, dibangun rumah-rumah bertingkat yang mengikuti lengkung tembok, seolah kota lain yang tersembunyi di dalam dindingnya. Lebarnya tembok membuat rumah-rumah itu bisa dibuka ke arah dalam. Dalam seluruh pengembaraanku, aku hampir tidak pernah melihat tembok kota seperti itu, kecuali tembok kota Delhi, ibu kota raja India. Di sekitar Mosul, pinggiran kotanya luas. D...
Komentar
Posting Komentar